Program Studi Magister Ilmu Farmasi

Capaian Pembelajaran Program Studi (Magister Farmasi – Farmasi Industri)

A. Sikap

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

B. Penguasaan Pengetahuan

  1. Menguasai teori dan aplikasi aspek-aspek fisiko-kimia,  Pharmaceutical Engineering dansupply chain management, dalam manufaktur dan penjaminan mutu sediaan farmasi dari skala kecil ke skala industri, serta menguasai regulasi dan aplikasi perijinan dan pendaftaran sediaan farmasi;
  2. Menguasai teori dan aplikasi aspek patient and medication safety, farmakoekonomi, farmakoepidemiologi, serta pharmaceutical public health untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat;
  3. Menguasai teori dan aplikasi aspek biofarmasetik dan perkembangan produk obat dikaitkan dengan sistem penghantaran dan rute pemberian yang tepat.

C. Ketrampilan Khusus

  1. Mampu mengembangkan formula sediaan farmasi (obat, bahan obat, obat tradisional, dan kosmetika) dan suplemen yang diaplikasikan melalui mulut, kulit, injeksi, dan rute pemberian lainnya atas dasar aspek fisikokimia, biofarmasi, farmakokinetik, dan farmakodinamik yang memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia dan Farmakope Internasional dengan mengacu pada standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) terkini;
  2. Mampu merancang dan merencanakan disain fasilitas industri farmasi, sistem produksi dan sumberdaya yang diperlukan untuk manufaktur sediaan farmasi melalui identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi mutu produk dengan mempertimbangkan proses validasi serta aspek farmakoekonomi, farmakoepidemiologi, keamanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat;
  3. Mampu melakukan validasi metode untuk analisis sediaan farmasi, dan makanan minuman untuk memberikan jaminan keamanan dan higienitas melalui pemeriksaan secara fisika, kimia fisika, kimia, mikrobiologi serta efektifitas dan keamanan pemakaian berdasarkan persyaratan Farmakope Indonesia, Farmakope Internasional serta Pedoman Terapi.

D. Ketrampilan Umum

  1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis, dan mempublikasikan tulisan dalam jurnal ilmiah terakreditasi tingkat nasional dan mendapatkan pengakuan internasional berbentuk presentasi ilmiah atau setara;
  2. Mampu melakukan validasi akademik atau kajian sesuai bidang keahliannya dalam menyelesaikan masalah di masyarakat atau industri yang relevan melalui pengembangan pengetahuan dan keahliannya;
  3. Mampu menyusun ide, hasil pemikiran, dan argumen saintifik secara bertanggungjawab dan berdasarkan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas;
  4. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin;
  5. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;
  6. Mampu mengelola, mengembangkan, dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas;
  7. Mampu meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri;
  8. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian dalam rangka menjamin sesahihan dan mencegah plagiasi.