Magister Farmasi Klinis

Keseluruhan program diselenggarakan dalam empat semester dengan kredit total sebanyak 44 sks termasuk magang, dengan 14 kali tatap muka @60 menit setiap sks setiap semester, mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu lebih cepat. Keberadaan farmasis di bidang klinis semakin dibutuhkan dalam menanggapi keprihatinan masyarakat terhadap morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan penggunaan obat. Adanya layanan farmasi klinis akan membantu dalam memaksimalkan efek terapeutik, meminimalkan risiko dan biaya serta menghormati pilihan pasien.

Untuk dapat melakukan layanan farmasi klinis, tenaga profesional kesehatan memerlukan keterampilan dalam hal : menerapkan pengetahuan terapeutik, mengkorelasikan kondisi sakit dengan pemilihan obat, menggunakan catatan khusus pasien, menginterprestasikan data laboratorium, mengenal kemungkinan timbulnya reaksi obat yang tidak dikehendaki, mengkaji literatur medis dan obat-obatan serta dapat berkomunikasi secara efektif dengan pasien dan tenaga kesehatan lainnya.

Total 43 sks yang dapat ditempuh dalam empat semester atau kurang. Lulusan program ini memperoleh gelar  “Magister Farmasi (Klinis) M.Farm(Klin).” yang dapat digunakan sebagai bekal bekerja sebagai farmasis klinis di rumah sakit dan komunitas.