Program Profesi Apoteker

Program Studi Profesi Apoteker ditempuh selama kurang lebih satu tahun yang terbagi dalam dua semester. Mahasiswa dapat memilih orientasi minat Farmasi Klinis/ Komunitas atau Farmasi Industri. Adanya pilihan minat ini diharapkan mahasiswa dapat lebih memperdalam keilmuan (knowledge) serta praktik-praktik terbaiknya (best practices) yang sesuai dengan bidang minatnya.

Pengelola Program Studi Profesi Apoteker Ubaya juga telah menyiapkan banyak pilihan tempat Praktik Kerja Profesi (PKP) sehingga mahasiswa dapat belajar berdasarkan model peran yang dimiliki oleh pembimbing di lapangan (preceptor).

Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), Kementerian Kesehatan beserta jajarannya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan beserta jajarannya, Kopertis Wilayah VII, Industri Farmasi, Rumah Sakit, Apotek serta para Apoteker Pembimbing PKP (preceptor) yang selama ini telah mendukung penyelenggaraan PSPA Ubaya.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan berkat dan rahmatNya kepada kita semua yang tengah memperjuangkan peningkatan kecerdasan bangsa dan kualitas hidup masyarakat.

Pengertian Umum

  1. Program Studi Profesi Apoteker adalah program pendidikan profesi/ keahlian farmasi. Program ini ditempuh setelah mahasiswa lulus sebagai sarjana farmasi dan telah memenuhi syarat- syarat tertentu.
  2. Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Surabaya diselenggarakan sejak tahun 1989.
  3. Kegiatan akademik adalah kegiatan pembelajaran mahasiswa sejak diterima sebagai mahasiswa program studi profesi apoteker Fakultas Farmasi Universitas Surabaya sampai selesai studi.
  4. Kegiatan akademik selama 1 tahun meliputi perkuliahan, diskusi kasus, seminar, praktikum, praktik kerja profesi (PKP), character development, ujian tertulis (teori) , ujian lisan laporan hasil PKP.
  5. Perkuliahan 1 SKS meliputi tiga macam kegiatan per minggu selama 1 semester, yaitu:
    • Enam puluh menit acara tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk kuliah
    • Enam puluh menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi yangtidak terjadwal, tetapi direncanakan oleh tenaga pengajar, misalnya mengerjakan soal-soal, kegiatan responsi, diskusi dan lain-lain.
    • Enam puluh menit acara kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain dari suatu tugas akademik, misalnya dalam bentuk membaca buku acuan/referensi.
  6. Praktik Kerja Profesi merupakan salah satu kegiatan pembelajaran, pelatihan dan pelaksanaan praktik pekerjaan kefarmasian di bawah pengawasan Pembimbing Apoteker di lapangan (preceptor).
  7. Praktik Kerja Profesi meliputi magang kerja profesi di Apotik/ Industri Obat/ Rumah Sakit/ Pemerintahan memiliki beban 1 SKS untuk setiap 8 jam/ hari dalam 5 hari kerja atau 40 jam/ minggu, ditambah dengan kegiatan terstruktur 3 jam/minggu dan kegiatan mandiri 3 jam/minggu selama 1 semester.
  8. Character development merupakan kegiatan untuk mengembangkan karakter mahasiswa agar dapat memiliki karakter Seven Stars Plus Pharmacist sesuai yang diamanatkan oleh FIP/ WHO. Kegiatan ini diberikan dalam bentuk perkuliahan, diskusi kelompok, self assessment dan outbound training.
  9. Perkuliahan dilaksanakan sebanyak 16-18 kali tatap muka dalam satu semester.
  10. Indeks prestasi sesuai dengan SK Rektor tentang Pedoman Mahasiswa Universitas Surabaya yang berlaku.
  11. Tata tertib mahasiswa sesuai dengan SK Rektor tentang Pedoman Mahasiswa Universitas Surabaya yang berlaku.
  12. Pelaksanaan program Apoteker dimulai tiap bulan April dan bulan Oktober.