Sistem Pendidikan

 

1. Program Pendidikan Sarjana Farmasi

Beban studi kumulatif untuk program pendidikan sarjana farmasi sebesar 150 sks dengan masa studi 8 semester.

1.1 Struktur Kurikulum

No

Kode

Mata Ajaran

sks-K

sks-P

Kelompok MPK (Matakuliah Pengembangan Kepribadian)

1

00 111A

00 112A

00 113A

00 114A

00 115A

00 116A

Pendidikan Agama IslamPendidikan Agama Katolik

Pendidikan Agama Protestan

Pendidikan Agama Hindu

Pendidikan Agama Budha

Pendidikan Agama Islam

3

3

3

3

3

3

2

00 141A

Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan

3

3

11 1103

Bhs Inggris

2

4

11 2105

Kepemimpinan

2

Total sks MPK

10

Kelompok MKK (Matakuliah Keilmuan & Ketrampilan)

1

11 1101

Matematika

2

2

11 1102

Fisika

2

3

11 1104

Pengantar Ilmu Farmasi

2

4

11 1221

Kimia Umum

3

1

5

11 1341

Biologi Sel

2

6

11 1342

Botani Farmasi

2

1

7

11 1461

Anatomi-Fisiologi Manusia

2

1

8

11 2222

Kimia Organik I

3

9

11 2462

Biokimia

2

1

10

11 2581

Formulasi Dasar

2

1

11

113223

Kimia Organik II

3

1

12

11 3224

Kimia Analisis Kualitatif

2

1

13

11 4225

Kimia Analisis Kuantitatif

2

2

14

11 4107

Metodologi-Penelitian & Statistika

3

Total sks MKK:

41

Kelompok MKB (Matakuliah Keahlian Berkarya)

1

11 2343

Farmakognosi I

2

2

11 2463

Farmakologi-Toksikologi I

3

1

3

11 3344

Farmakognosi II

1

1

4

11 3345

Bioteknologi Farmasi

2

5

11 3464

Imunologi

2

6

11 3465

Farmakologi-Toksikologi II

4

7

11 3582

Farmasi Fisika I

2

8

11 4346

Teknologi Obat Herbal I

2

1

9

11 4466

Mikrobiologi Farmasi

2

1

10

11 4467

Farmasi Sosial

2

11

11 4583

Farmasi Fisika II

2

1

12

11 4584

Manajemen Farmasi

2

13

11 5226

Analisis Fisiko-Kimia I

2

2

14

11 5347

Fitokimia

2

1

15

11 5468

Informasi Obat I

2

16

11 5469

Farmasi Komunitas I

1

1

17

11 5586

Biofarmasi-Farmakokinetika I

3

18

11 5587

Teknologi Sediaan Semisolida-Likuida

3

1

19

11 5588

Teknologi Sediaan Steril

2

1

20

11 6227

Kimia Medisinal I

2

21

11 6228

Analisis Fisiko-Kimia II

2

22

11 6229

Analisis Obat, Makanan & Kosmetik

2

1

23

11 6470

Farmasi Klinis I

2

24

11 6471

Farmasi Komunitas II

2

1

25

11 6599

Teknologi Sediaan Solida

2

1

26

11 6590

Biofarmasi-Farnakokinetika II

2

1

27

11 7230

Kimia Medisinal II

2

28

11 8594

Farmasi Industri II

2

29

11 8000

Skripsi

6

MK Minat Klinis-Komunitas (11 sks):

30

11 6472

Analisis Klinis

2

31

11 7473

Pengobatan Berbasis Bukti

2

32

11 7474

Farmasi Klinis II

2

1

33

11 7475

Informasi Obat II

2

34

11 8475

Farmako-ekonomi

2

MK Minat Sains-Industri (11 sks):

35

11 6348

Teknologi Obat Herbal II

2

36

11 7231

Analisis Fisiko-Kimia III

1

2

37

11 7592

Kosmetologi

2

38

11 7593

Sistem Penghantaran Obat

2

39

11 7591

Farmasi Industri I

2

MK Pilihan (2 sks):

40

11 7232

Kimia Forensik

2

41

11 7233

Kimia Lingkungan

2

42

11 7349

Obat Asli Indonesia

2

Total sks: MKB

93

Kelompok MPB (Matakuliah Perilaku Berkarya)

1

11 2106

Filsafat Ilmu & Etika

2

2

11 4585

Undang-Undang & Etika Kefarmasian

2

Total sks MPB:

4

Kelompok MBB (Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat)

1

11 7108

Kewirausahaan

2

Total sks MBB:

2

1.2 Pemetaan Matakuliah Dalam Semester

Peta Mata Kuliah per Semester

 

1.2.1 Kaidah Umum Prasyarat

  • Matakuliah yang diikuti dengan angka romawi I dan II menunjukkan urutan pengambilan matakuliah tersebut. Matakuliah dengan angka romawi I harus diambil terlebih dahulu sebelum mahasiswa mengambil matakuliah dengan angka romawi II.
  • Matakuliah yang dituliskan sebagai prasyarat harus diambil terlebih dahulu sebelum mahasiswa mengambil matakuliah yang diberi prasyarat.
  • Pengambilan matakuliah dilakukan mengikuti alur matakuliah.

1.2.2 Matakuliah Minat

Setiap mahasiswa wajib mengambil 11 sks matakuliah pilihan minat berikut:

  • MK Minat Klinis-Komunitas

No

Kode

Mata Ajaran

sks-K

sks-P

1

11 6472

Analisis Klinis

2

2

11 7473

Pengobatan Berbasis Bukti

2

3

11 7474

Farmasi Klinis II

2

1

4

11 7475

Informasi Obat II

2

5

11 8474

Farmako-ekonomi

2

Total sks:

10

1

  • MK Minat Sains-Industri

No

Kode

Mata Ajaran

sks-K

sks-P

1

11 6348

Teknologi Obat Herbal II

2

2

11 7231

Analisis Fisiko-Kimia III

1

2

3

11 7592

Kosmetologi

2

4

11 7593

Sistem Penghantaran Obat

2

5

11 8594

Farmasi Industri II

2

Total sks:

9

2

1.2.3 Matakuliah Pilihan

Setiap mahasiswa wajib mengambil 2 sks dari 6 sks matakuliah pilihan yang tersedia dalam daftar berikut atau dari matakuliah pilihan minat lainnya.

No

Kode

Mata Ajaran

sks-K

sks-P

1

11 7232

Kimia Forensik

2

2

11 7233

Kimia Lingkungan

2

3

11 7349

Obat Asli Indonesia

2

1.3 Kelulusan

Mahasiswa dinyatakan menyelesaikan program S-1 Sarjana Farmasi apabila:

  1. Telah menempuh sekurang-kurangnya 150 sks kumulatif yang ditetapkan dalam kurikulum tanpa nilai E
  2. Indeks prestasi kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2,0
  3. Nilai D yang diperoleh tidak melampui 20% dari total 150 sks
  4. Nilai MK Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Kepemimpinan, Kewirausahaan, dan Metodologi Penelitian & Statistika sekurang-kurangnya C
  5. Nilai TOEFL (institusional) sekurang-kurangnya 450
  6. Lulus ujian skripsi dengan nilai sekurang-kurangnya C.

1.4 Skripsi

1.4.1 Pengertian

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah yang disusun mahasiswa berdasarkan hasil penelitian kepustakaan dan penelitian laboratorium atau penelitian lapangan terhadap suatu permasalahan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana Farmasi.

1.4.2 Persyaratan

Mahasiswa diperkenankan mengajukan permohonan skripsi dengan ketentuan:

  1. Telah menyelesaikan sekurang-kurangnya 120 sks tanpa nilai E;
  2. Telah memperoleh sekurang-kurangnya nilai C untuk mata kuliah Metodologi Penelitian & Statistik;
  3. Telah memperoleh sekurang-kurangnya nilai C untuk mata kuliah pendukung;
  4. Telah merencanakan pengambilan skripsi dalam semester tersebut; dan
  5. Telah menyusun rancangan skripsi.

1.4.3 Pelaksanaan

Pelaksanaan skripsi mengikuti paradigma student-center learning, dengan tujuan memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa dalam menyusun rencana dan melaksanakan penelitian bidang kefarmasian, menyusun hasil penelitian dalam bentuk karya ilmiah berupa naskah skripsi, serta mengkomunikasikannya secara lisan dalam seminar dan ujian skripsi.

1.4.4 Persyaratan Ujian Skripsi

Mahasiswa diperkenankan mengajukan permohonan ujian skripsi apabila:

  1. Telah melaksanakan seminar skripsi;
  2. Telah memperoleh persetujuan pembimbing untuk melaksanakan ujian skripsi;
  3. Telah melunasi UPP dan menyelesaikan seluruh ketentuan administratif terkait penggunaan fasilitas laboratorium;
  4. Telah menyerahkan naskah skripsi diserahkan sekurang-kurangnya 1 (satu) minggu sebelum jadwal pelaksanaan ujian skripsi.

1.4.5 Ketentuan Ujian Skripsi

  • Tim penguji terdiri atas pembimbing dan 2 (dua) penguji non-pembimbing.
  • Ujian skripsi dilaksanakan dalam waktu 75 menit, dengan ketentuan dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang penguji termasuk ketua dan/atau sekretaris tim penguji.
  • Pelaksaan ujian diawali dengan presentasi mahasiswa dan dilanjutkan dengan tanya-jawab. Komponen penilaian meliputi: (i) Materi: kerangka teori, perumusan masalah, metodologi, kedalaman &/atau ketajaman analisis, manfaat, teknik penulisan dan penggunaan bahasa; (ii) Presentasi: penyampaian ide, penguasaan materi, kemampuan penalaran, serta sikap ilmiah.
  • Alur dan prosedur pengajuan skripsi diatur dalam buku Pedoman Skripsi.

 

2. Program Pendidikan Profesi Apoteker

2.1. Kurikulum

Pendidikan profesi apoteker diselenggarakan dalam waktu 1 (satu) tahun dengan beban studi kumulatif 33 sks.

Kurikulum pendidikan profesi apoteker di UBAYA dirancang untuk menghasilkan farmasis yang kompeten dalam menangani persoalan peningkatan kesehatan dan kualitas hidup, dengan dua pilihan minat yaitu:

  1. Minat Utama Industri yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas produk sediaan farmasi, dengan kompetensi spesifik:
    • Mampu mengembangkan bahan obat melalui isolasi bahan alam, rekayasa kimia, dan/atau rekayasa hayati.
    • Mampu mengembangkan produk obat, obat tradisional, & kosmetik yang baik, memenuhi standar mutu & persyaratan regulasi yang ditetapkan.
  2. Minat Utama Rumah Sakit yang berfokus pada pengembangan layanan kefarmasian yang profesional, dengan kompetensi spesifik:
    • Mampu menjamin terapi obat yang optimal dan rasional.
    • Mampu memberikan layanan kefarmasian yang profesional, berkualitas, memenuhi ketentuan perundang-undangan &/atau etika kefarmasian.
    • Mampu memberikan layanan informasi dan edukasi obat kepada pasien, masyarakat dan tenaga kesehatan lain yang membutuhkan.

 

2.2. Struktur Kurikulum

No

Kode

Mata Ajaran

sks

Kuliah Wajib

1

A-1111

Leadership

1

2

A-1112

Informasi & Edukasi Obat

2

3

A-1113

Manajemen Farmasi

2

4

A-1114

Compounding & Dispensing

3

5

A-1115

Pharmaceutical Care

2

6

A-1116

Farmakokinetika lanjut

1

7

A-1121

Farmasi Klinis

2

8

A-1122

Farmakoterapi Terapan

2

9

A-1324

Wawasan Rumah Sakit

1

10

A-1323

Wawasan Industri

3

PKP Wajib

11

A-1234

PKP di Apotek

5

12

A-1233

PKP di Pemerintahan

2

PKP Minat Utama Rumah Sakit

13

A-1211

PKP di Rumah Sakit

5

14

A-1222

PKP di Industri

2

PKP Minat Utama Industri

15

A-1212

PKP di Industri

5

16

A-1221

PKP di Rumah Sakit

2

Total sks:

33

2.3. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan kuliah dan diskusi dilaksanakan di kampus Fakultas Farmasi UBAYA. Kegiatan praktek kerja profesi untuk bidang pemerintahan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Propinsi Jatim, Balai Besar Pengawas Obat & Makanan Surabaya, Puskesmas & Gudang Farmasi (Kota/Kabupaten). Kegiatan praktek kerja profesi untuk bidang apotek dilaksanakan di berbagai apotek di Jatim, kegiatan praktek kerja profesi untuk bidang rumah sakit dilaksanakan di beberapa rumah sakit di Surabaya, Jogyakarta dan Denpasar, sedangkan kegiatan praktek kerja profesi untuk bidang industri dilaksanakan di berbagai industri farmasi di Jatim, Jateng, Jabar & DKI Jakarta. Kegiatan outboond training dilaksanakan di Ubaya Training Center yang berada di Trawas.

 

2.4. Evaluasi

Pada akhir kegiatan perkuliahan/ praktek kerja dilakukan:

  • Ujian tulis dan/atau ujian lisan untuk kegiatan perkuliahan.
  • Evaluasi kegiatan PKP (untuk PKP wajib dan pilihan minat utama dilakukan dalam bentuk ujian lisan).

2.5. Kelulusan

Peserta dinyatakan lulus & berhak memperoleh gelar “Apoteker” bila memenuhi ketentuan berikut:

  • Telah menempuh sekurang-kurangnya 33 sks yang ditetapkan tanpa nilai E;
  • Indeks prestasi kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2,50
  • Nilai praktek kerja profesi (PKP) sekurang-kurangnya C
  • Nilai D yang diperoleh tidak melampui 3 sks

2.6. Bidang Kerja Lulusan

Dilengkapi dengan kemampuan untuk menjalankan peran farmasis sesuai tuntutan WHO/FIP dalam The Seven Star Plus of Pharmacist (care giver, decision maker, communicator, leader, manager, life-long learner, teacher, and researcher), lulusan Fakultas Farmasi UBAYA siap untuk mengembangkan karir di apotek, rumah sakit, industri (obat, obat tradisional, kosmetik, makanan-minuman, kimia), distributor obat dan sediaan farmasi lainnya, laboratorium klinis, pemerintahan, TNI, kepolisian, pendidikan, dan berwirausaha.